Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget


Parenting Ramadan dan Pesantren Ramadan di MI Muhammadiyah Larangan, Tanamkan Keteladanan Orang Tua dalam Mendidik Anak Saleh

 


Larangan — MI Muhammadiyah Larangan menggelar kegiatan Parenting Ramadan yang dirangkai dengan Pesantren Ramadan pada Kamis (12/3/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB hingga waktu berbuka puasa ini diikuti oleh siswa kelas 4, 5, dan 6 beserta para wali murid.

Program tersebut bertujuan memperkuat peran keluarga dalam mendidik anak agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, serta mencintai nilai-nilai Islam sejak usia dini.

Kepala Madrasah MI Muhammadiyah Larangan, Teguh Riyanto, dalam tausiyahnya menegaskan bahwa pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh keteladanan orang tua di rumah.

“Anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat setiap hari. Karena itu, orang tua harus menjadi teladan dalam ibadah, akhlak, dan perilaku,” ujar Teguh di hadapan para wali murid.

Ia menjelaskan, salah satu contoh keteladanan dalam Al-Qur’an adalah sosok Maryam, perempuan mulia yang disebut secara langsung namanya dalam Al-Qur’an. Maryam dikenal sebagai pribadi yang menjaga kehormatan serta memiliki keimanan yang kuat kepada Allah SWT.

Menurut Teguh, keteladanan Maryam dapat menjadi inspirasi bagi para orang tua, khususnya ibu, dalam mendidik anak dengan penuh kesabaran, ketakwaan, dan keimanan.

Hal tersebut sebagaimana termaktub dalam firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Ali Imran ayat 42 yang menyebutkan bahwa Allah memilih dan menyucikan Maryam serta memuliakannya di atas perempuan di seluruh alam.

Teguh menambahkan bahwa kunci melahirkan generasi saleh dan salehah terletak pada kualitas keimanan orang tua. Jika orang tua terbiasa menjalankan salat, membaca Al-Qur’an, dan menjaga akhlak, maka anak-anak akan meniru kebiasaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab orang tua dalam menjaga keluarga sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah At-Tahrim ayat 6 yang memerintahkan orang beriman untuk menjaga diri dan keluarganya dari api neraka.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Orang Tua Murid, Bidan Rani, menyampaikan bahwa kegiatan paguyuban orang tua perlu terus dijaga keberlangsungannya sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan madrasah.

“Kegiatan paguyuban orang tua murid harus tetap eksis untuk membantu madrasah agar semakin maju dan berkembang,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh perwakilan wali murid, Aji Tri Pamungkas, yang menilai kegiatan Pesantren Ramadan yang ditutup dengan Parenting Ramadan ini sangat bermanfaat bagi orang tua dan siswa.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat kerja sama antara sekolah dan orang tua dalam membentuk karakter anak.


Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para wali murid tampak antusias mengikuti sesi tausiyah hingga akhir acara. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara siswa, orang tua, dan para guru.


Melalui kegiatan Parenting Ramadan dan Pesantren Ramadan ini, pihak madrasah berharap para orang tua semakin menyadari pentingnya peran mereka sebagai teladan bagi anak-anak. Pendidikan iman, akhlak, dan kebiasaan ibadah diharapkan dapat dimulai dari lingkungan keluarga sehingga lahir generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta memberi manfaat bagi masyarakat, agama, dan bangsa.

Post a Comment

0 Comments