Khutbah Idul Adha.

Rabu, 27 Mei 2026 (10 Dzulhijah 1447 H).

Bertempat di Halaman Masjid At Tahiriyah - PCM Ketanggungan.

*Tema: Bangkitkan Ketahanan Pangan Via RendangMu.* 

Oleh: Muda Solikhin.

Ketua Majlis Tabligh - PDM Brebes، Periode 2015-2022.

Pleno PDM Brebes, Periode 2022-2027. 


*Mukodimah, Pembuka, Awal Khutbah:* 


 - اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْۤ اَنْزَلَ عَلٰى عَبْدِهِ الْكِتٰبَ وَلَمْ يَجْعَلْ لَّهٗ عِوَجًا.   

 - أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اَللَّهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. 

  - اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ  وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ  كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ  وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ  وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ  كَمَا بَارَكْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ فِي اَلْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ. 


 - يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَ نْـتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. 

 - يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًا. 

 - يُّصْلِحْ لَـكُمْ اَعْمَا لَـكُمْ وَيَغْفِرْ لَـكُمْ ذُنُوْبَكُمْ ۗ وَمَنْ يُّطِعِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا. 


Para hadhirin yang di rahmati oleh ALLAH SWT... 

Dalam kesempatan khutbah kali ini, marilah kita menelaah pentingnya Kebangkitan Ketahanan Pangan kita, lewat penguatan Program Pimpinan Pusat Muhammadiyah, melalui LazisMu, dengan adanya RendangMu. 

الله أكبر...  ٩ x...

لااله الا الله، الله أكبر، ولله الحمد... 


Dalil berikut ini adalah beberapa yang menginspirasi Program RendangMu. Yaitu... 


 - وَالْبُدْنَ جَعَلْنٰهَا لَكُمْ مِّنْ شَعَاۤىِٕرِ اللّٰهِ لَكُمْ فِيْهَا خَيْرٌۖ فَاذْكُرُوا اسْمَ اللّٰهِ عَلَيْهَا صَوَاۤفَّۚ فَاِذَا وَجَبَتْ جُنُوْبُهَا فَكُلُوْا مِنْهَا...(الحج/٢٢؛ ٣٦). 

 - 1)Unta/Sapi itu Kami jadikan untukmu sebagai bagian dari Syiar agama Allah. Bagimu terdapat kebaikan padanya. 2)Maka sebutlah nama Allah ketika kamu akan menyembelihnya, sedang Hewan Kurban keadaan berbaris, _Lalu apabila telah roboh mati,_ 3)MAKANLAH Sebagiannya..(Suroh Al Hajj; 36). 


1.  Abu Hanifah yang berasal dari pendapat Aṭha’ dan Sa’id bin Musayyab dari golongan tabi’in, bahwa yang dimaksud dengan

*“Budna” yang tersebut dalam ayat, ialah unta atau sapi.* Pendapat ini dikuatkan pula oleh Ibnu Umar, bahwa tidak dikenal arti “badanah” (mufrad budna) selain arti unta dan sapi. Dan Apapun Kegiatan Amalan kita, semata-mata Hanya Untuk Syiar Agama Alloh swt. Bukan dan Tidak untuk Idiologi Kapitalisme, Sosialisme, Sekulerisme, dll. 


2.  Kita harus Membiasakan diri dengan Dzikir, Doa, Wirid mengingat ALLOH SWT dalam berbagai keadaan. Apalagi sedang melaksanakan Nusuk peribadahan Qurban dan lain sebagainya. 


3.  PERINTAH MAKAN..:

- TIDAK ADA PERINTAH MASAK, TIDAK ADA PERINTAH DI BUMBUI.. Namun Semua Manusia Normal, Memakan Daging dll melalui Proses Memasak dengan diberi Penyedap sesuai selera kita masing-masing. 

- ADAKAH NABI, SHAHABAT, ThOBI'IN, OELAMA SALAFUSH SHOLEH, KYAI, USTAD, DLL .. YANG LANGSUNG MAKAN MENTAHAN SESUAI DHOHIR AYAT, PORMALITAS BAHASA, TEKSTUAL KALIMAT DALIL ?, TIDAK ADA !. 

- ITULAH PENTINGNYA MENGGUNAKAN AKAL SEHAT, _BUKAN AKAL LELET, JUMUD & TAQLID._ 


 - لَنْ يَّنَالَ اللّٰهَ لُحُوْمُهَا وَلَا دِمَاۤؤُهَا وَلٰكِنْ يَّنَالُهُ التَّقْوٰى مِنْكُمْۗ...(الحج/٢٢؛ ٣٧). 

 _- 4)Daging hewan kurban dan darahnya itu sekali-kali Tidak akan sampai kepada Allah,_ tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaanmu.(QS 22/Alhaj; 37).


4.  Nilai qurban yang kita hayati, diperuntukkan semata-mata demi Pengabdian pada kehidupan keseharian kita, dalam menggapai Taqwa kepada ALLOH SWT. 


 - فَلَمَّا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ نَفْعَلُ كَمَا فَعَلْنَا عَامَ الْمَاضِى قَالَ « كُلُوا وَأَطْعِمُوا وَادَّخِرُوا فَإِنَّ ذَلِكَ الْعَامَ كَانَ بِالنَّاسِ جَهْدٌ فَأَرَدْتُ أَنْ تُعِينُوا فِيهَا.(رواه؛ البخارى).

 - Ketika datang tahun berikutnya, _para shahabat berkata, Wahai Rasulullah, apakah kami harus melakukan seperti tahun lalu (dilarang Simpan Daging Kurban lebih dari tiga 3 hari?)._ Beliau menjawab: Adapun skrg 5)makanlah sebagian, 6)sebagian lg berikan pada orang lain, dan 7)Sebagian lagi SIMPANLAH. _Pada tahun lalu masyarakat sedang paceklik, sehingga aku ingin kalian membantu mereka dalam hal itu._(HR Bukhori). 


5.  Makan SeperTiga Untuk Keluarga Dirinya si pengurban (1/3). 


6.  Berikan pada orang lain, baik faqir miskin maupun tetangga dan kenalan kita, walaupun mereka mampu. 


7.  Simpanlah.

- TIDAK ADA PERINTAH SIMPAN DI KULKAS.. 

- TIDAK ADA PERINTAH DI AWETKAN.. 

- BAHKAN TIDAK ADA PERINTAH DIJADIKAN RENDANGMU (KALENGAN). 


*NAMUN JUSTRU INILAH POTENSI KEAHLIAN MANUSIA, DEMI KETAHANAN PANGAN LEWAT RENDANGMU, YANG HADIR UNTUK SOLUSI:* 

1. Makanan Bergizi Tinggi. 

2. Sangat Mudah Dalam Distribusi Pembagiannya. 

3. Membantu Bencana Alam. 

4. Meringankan Beban Pengungsi. 

5. Praktis dan Simpel untuk Pendistribusian. 

6. Dengan Kedaluarsa yang Awet Lama bertahun-tahun. 

7. Menjangkau Berbagai Lapisan Masyarakat. 

8. Sampai Luar Pulau. 

9. Bahkan ke Luar Negeri Untuk Kemanusiaan di Palestina, dll. 

10. Terobosan Maslahat Banyak Berguna. 

11. Tidak Repot Cari Air Masak. 

12. Tidak Sibuk Cari Wadah Makan. 

13. Tidak Susah Cari Gas untuk Masak. 

14. Tidak Butuh Buang Air Cucian Bekas Makan.  

15. Dan Manfaat lain-lain Sebagainya. 

Maka Program Ketahanan Pangan RendangMu, merupakan Wujud Aktualisasi dari Perintah Baginda Nabi Muhammad Rosulullohi Shollallohu 'alaihi Wasallaam, yaitu SIMPANLAH Untuk Jangka Panjang kebutuhan ummat manusia.


WALLOOHU A'LAM BISH SHOWAAB... 

الله أكبر... ٧ x... 


Marilah kita Memohon Kepada ALLOH SWT, agar dikuatkan menjalankan tugas dalam kehidupan sehari-hari kita, dengan menyelesaikan program-program unggulan AUM kita. 


*Doa Akhir Khuthbah:* 

اللهم غفر ل المسلمين والمسلمات ل المؤمنين وال مؤمنات الاحياء والاموات... 

 - رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً ۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ. 

 - رَبَّنَا هَبْ لَـنَا مِنْ اَزْوَا جِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّا جْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَا مًا. 

 - رَبَّنَا ءَاتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. 

 - وَصَلَّى الله ُعَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. 

 - وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.


 ##