Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget


Membohongi Dan Dibohongi ( Puisi Imajiner )


Betapa nikmatnya negeri para pembohong,

Pemimpin gemar membohongi, rakyat suka dibohongi,

Di atas mimbar dusta dibungkus sumpah dan janji yang pongah,

Di bawah mimbar, tepuk tangan dibeli dengan seratus ribu dan nasi.


Mereka berbohong dengan fasihnya ayat-ayat kuasa,

Rakyat pun berbohong pada nuraninya sendiri,

Tau yang dipilih buaya, tapi ngaku memilih rusa,

Asal amplop mampir, kebenaran pun bisa dikunci

Ada nasehat : "hati-hati pilih pemimpin !". Mereka tersenyum tak peduli.


Inilah aqad jual beli paling sempurna, paling aneh dan nyleneh se-dunia,

Pemimpin menjual dusta, rakyat membeli dengan riang gembira,

Sama-sama mengetahui ini transaksi neraka,

Tapi herannya, sama-sama pura-pura bahagia.


Wahai pembohong dan yang nyaman dibohongi,

Sampai kapan sandiwara busuk ini akan terus kalian pupuk dan pelihara ?

Jika kalian tanam dusta, jangan mimpi panen padi,

Yang tumbuh hanyalah bangkai negeri yang tanpa jijik kalian puja-puja.


I F Adiwerna 20.10.2026

Post a Comment

0 Comments