Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget


Darul Arqom Nasyiatul Aisyiyah I PCNA Songgom–Jatibarang Perkuat Ideologi dan Kepemimpinan Kader


SONGGOM - Nasyiatul Aisyiyah Cabang Songgom dan Jatibarang sukses menyelenggarakan kegiatan Darul Arqom Nasyiatul Aisyiyah I (DANA I) pada Ahad, 18 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.30 WIB di Gedung Aisyiyah Songgom, yang berada di kompleks Masjid Al Mujahidin Songgom.


DANA I diikuti oleh sekitar 60 peserta yang merupakan kader Nasyiatul Aisyiyah dari PCNA Songgom dan PCNA Jatibarang. Turut hadir dan memberikan dukungan langsung dalam kegiatan ini, Ketua PCM Songgom, Bapak Masroni, serta Ketua PCA Songgom, Siti Aliyah, S.Pd. Kehadiran pimpinan persyarikatan tersebut menjadi penyemangat sekaligus penegas pentingnya proses perkaderan yang berkelanjutan di tubuh organisasi otonom Muhammadiyah.


Dalam sambutannya, Ketua PCM Songgom, Bapak Masroni, menegaskan bahwa Darul Arqom merupakan ruh pengkaderan Muhammadiyah. Ia menyampaikan secara tidak langsung bahwa kader Nasyiatul Aisyiyah harus memiliki fondasi ideologi yang kuat, berakhlak mulia, serta siap menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna amal usaha Muhammadiyah di tengah masyarakat.


Kegiatan DANA I ini menghadirkan empat narasumber kompeten sesuai bidangnya. H. Surono B., M.Pd. menyampaikan materi kepemimpinan (leadership). Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa pemimpin yang baik bukan hanya mampu memerintah, tetapi juga mampu memberi teladan. “Seorang kader harus berani memimpin diri sendiri sebelum memimpin orang lain,” ujarnya dalam kutipan langsung.


Materi ke-Muhammadiyahan disampaikan oleh Moh. Amir Fakih, S.E. Ia mengajak peserta untuk memahami Muhammadiyah tidak hanya sebagai organisasi, tetapi juga sebagai gerakan dakwah dan tajdid. Secara tidak langsung ia menyampaikan bahwa kekuatan Muhammadiyah terletak pada kader yang memahami ideologi dan mampu mengamalkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.


Selanjutnya, Dian Rahmawati, S.Pd. membawakan materi Kenasyiatul Aisyiyahan. Ia menjelaskan peran strategis Nasyiatul Aisyiyah sebagai wadah kaderisasi perempuan muda Muhammadiyah. Dalam kutipan langsungnya, ia mengatakan, “Nasyiatul Aisyiyah adalah ruang belajar, berproses, dan mengabdi bagi perempuan muda agar siap menjadi pemimpin masa depan.”


Materi terakhir disampaikan oleh dr. Khanza dengan tema psikologi diri. Materi ini menekankan pentingnya mengenali potensi, mengelola emosi, serta menjaga kesehatan mental kader agar mampu berperan optimal di lingkungan keluarga, organisasi, dan masyarakat.


Selain materi utama, kegiatan ini juga diramaikan dengan kehadiran Emina (Educare), unit milik Nasyiatul Aisyiyah yang bergerak di bidang edukasi dan pengembangan diri. Kehadiran Emina menjadi bukti nyata bahwa Nasyiatul Aisyiyah terus berinovasi dalam membangun kader yang berdaya dan berkemajuan.


Melalui Darul Arqom Nasyiatul Aisyiyah I ini, diharapkan lahir kader-kader NA yang memiliki pemahaman ideologi yang kuat, jiwa kepemimpinan, serta kesiapan mental dan spiritual untuk berkhidmat di persyarikatan dan masyarakat luas.

(Fitria Maulida, A.Md.Keb.)

Post a Comment

0 Comments