BREBES — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Brebes menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) SatuMu, SiCara, dan SiMasMu yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) PDM Brebes, Ahad (11/1/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Kantor PDM Brebes, Jalan Tritua, Brebes.
Bimtek ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Bimtek daring yang sebelumnya diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman struktural pimpinan persyarikatan dalam mengimplementasikan Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM) serta Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah Elektronik (e-KTAM) sebagai bagian dari pengembangan Sistem SatuMu.
Aplikasi SatuMu menjadi tulang punggung digitalisasi Muhammadiyah yang mencakup pendataan anggota, tata kelola organisasi, hingga integrasi layanan persyarikatan secara real-time dari tingkat pusat hingga ranting.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua PDM Brebes, M. Faqih Maftuh, menegaskan bahwa digitalisasi merupakan kebutuhan penting dalam mendukung kelancaran administrasi dan koordinasi organisasi. Menurutnya, transformasi digital di lingkungan persyarikatan memerlukan ketelatenan dan kesabaran dari seluruh pimpinan agar agenda digitalisasi Muhammadiyah dapat berjalan optimal.
“Digitalisasi bukan sekadar alat, tetapi sarana untuk memperkuat pelayanan dan konsolidasi organisasi. Karena itu, dibutuhkan komitmen bersama dari pimpinan cabang dan ranting,” ujarnya.
Bimtek tersebut diikuti oleh Pimpinan Cabang dan Ranting Muhammadiyah se-Brebes wilayah utara dan tengah. Sejumlah narasumber hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Muhammad Alfian dari LPCR PWM Jawa Tengah, H. Khaerudin selaku Sekretaris PDM Brebes, serta Soeharsono, Ketua LPCR PDM Brebes.
Dalam sesi materi, H. Khaerudin menyampaikan bahwa anggota Muhammadiyah yang telah memiliki Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) agar segera melakukan migrasi ke e-KTAM melalui aplikasi MASA dan SatuMu yang dapat diunduh melalui Play Store. Ia menekankan pentingnya peran cabang dan ranting sebagai ujung tombak sosialisasi sekaligus verifikator data anggota.
Sementara itu, pada sesi berikutnya, Soeharsono bersama Muhammad Alfian memaparkan materi terkait SiCara (Sistem Informasi Cabang dan Ranting) dan SiMasMu (Sistem Informasi Masjid Muhammadiyah). Kedua sistem tersebut merupakan bagian dari ekosistem digital Muhammadiyah yang dirancang untuk mendukung pengelolaan administrasi dan data organisasi secara terintegrasi.
Melalui Bimtek ini, PDM Brebes berharap cabang dan ranting memiliki bekal yang memadai dalam membangun sistem digital Muhammadiyah yang lebih kokoh, terstandar, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota persyarikatan.
Nur Alimin
MPI PDM Brebes

.jpeg)

0 Comments