Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget


Perkemahan Mahrojan Penghela-1 HW Brebes Bangun Karakter dan Prestasi Kader Muda Muhammadiyah

 


BREBES — Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Brebes sukses menggelar kegiatan Perkemahan Mahrojan Penghela-1 selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 5–7 Februari 2026. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Wisata Pantai Alam Randusanga Indah, Brebes, ini diikuti sekitar 200 peserta dari 14 qobilah SMA, SMK, dan MA Muhammadiyah se-Kabupaten Brebes.

Kegiatan tersebut menjadi ajang pembinaan sekaligus penguatan karakter bagi kader muda Hizbul Wathan di tingkat penghela. Dengan mengusung semangat kebersamaan, kemandirian, dan kepemimpinan, perkemahan ini dirancang sebagai wadah untuk meningkatkan kapasitas peserta dalam bidang kepanduan, keagamaan, sosial, serta keterampilan hidup.

Ketua Panitia, M. Rizki Agung Susilo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai kepanduan Hizbul Wathan, sekaligus membangkitkan semangat para peserta dalam berorganisasi.

“Harapan kami, melalui Perkemahan Mahrojan Penghela-1 ini, para peserta semakin memahami ruh kepanduan Hizbul Wathan dan tetap semangat mengikuti setiap kegiatan. Ilmu dan pengalaman yang didapat nantinya bisa diterapkan di pangkalan masing-masing,” ujar Rizki saat ditemui di sela kegiatan, Kamis (6/2/2026).

Selain itu, Rizki juga menegaskan pentingnya peran pembina dan pelatih dalam mendampingi peserta. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan harus tetap mengacu pada pedoman yang telah ditetapkan oleh organisasi.

“Kami menekankan kepada para pembina dan pelatih agar melaksanakan kegiatan sesuai pedoman dan porsinya kepanduan untuk tingkat SMA, SMK, dan MA. Dengan begitu, pembinaan bisa berjalan optimal dan terarah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kwarda Hizbul Wathan Kabupaten Brebes, Slamet Muzakar, menyampaikan bahwa perkemahan ini merupakan bagian dari upaya membentuk pribadi kader yang unggul, berakhlak, dan berprestasi. Ia menekankan pentingnya pembinaan yang berkesinambungan bagi kader muda Muhammadiyah.

Menurut Slamet, kegiatan ini diarahkan untuk membangun empat pilar utama dalam diri anggota HW, yakni bina diri, bina prestasi, bina satuan, dan bina masyarakat. Keempat pilar tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi para kader dalam menghadapi tantangan zaman.

“Kami berharap melalui kegiatan ini akan terbina pribadi masing-masing kader, baik dari sisi spiritual, intelektual, maupun sosial. Bina diri, bina prestasi, dan bina satuan harus berjalan seimbang,” tutur Slamet.

Ia juga mengingatkan pentingnya konsistensi dalam berorganisasi serta sikap bijak dalam memanfaatkan teknologi. Menurutnya, kader muda Muhammadiyah harus mampu menjadi teladan di tengah perkembangan era digital.

“Kami berharap seluruh kader muda Hizbul Wathan tetap konsisten dalam kegiatan organisasi, tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif, serta mampu memanfaatkan teknologi secara positif dan produktif,” tegasnya.

Lebih lanjut, Slamet menambahkan bahwa kegiatan perkemahan juga menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah dan silaturahmi antaranggota. Melalui interaksi selama tiga hari, para peserta diharapkan dapat membangun solidaritas dan rasa persaudaraan yang kuat.

“Terbina silaturahmi dan ukhuwah sesama anggota HW adalah salah satu tujuan utama kegiatan ini. Dengan kebersamaan, kita bisa melahirkan kader-kader yang tangguh dan berkarakter,” imbuhnya.

Rangkaian kegiatan Perkemahan Mahrojan Penghela-1 diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat. Setelah itu, peserta mengikuti kegiatan anjangsana ke area perkemahan sebagai bentuk pengenalan lingkungan dan penguatan kebersamaan.

Selama pelaksanaan perkemahan, panitia menyelenggarakan berbagai perlombaan dan kegiatan edukatif. Di antaranya lomba pioneering, lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), serta lomba administrasi qobilah. Selain itu, peserta juga mengikuti kegiatan pengembaraan pandu yang melatih ketahanan fisik dan mental.

Tidak hanya itu, kegiatan lain seperti lomba Teknologi Tepat Guna (TTG), lomba orasi penghela, serta lomba master chef turut memeriahkan suasana perkemahan. Berbagai lomba tersebut dirancang untuk mengasah kreativitas, kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta keterampilan praktis peserta.

Dengan terselenggaranya Perkemahan Mahrojan Penghela-1 ini, Kwarda Hizbul Wathan Kabupaten Brebes berharap dapat melahirkan generasi muda Muhammadiyah yang berkarakter kuat, mandiri, berprestasi, serta siap menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna perjuangan persyarikatan di masa depan.

Post a Comment

0 Comments