Kegiatan ini mengusung tema “Fiqih Informasi (Keputusan Munas XXX Tarjih Muhammadiyah)” dengan menghadirkan Ustadz Abdulloh Siroojul Ilmi, S.Pd., Gr. sebagai pemantik. Selain aktif sebagai Kabid Komunikasi, Informasi, dan Telekomunikasi PCPM Bumiayu, ia juga tergabung dalam Korps Mubaligh Muda Muhammadiyah dan menjabat Sekretaris PRM Kalierang.
Forum ini diikuti oleh unsur PRM Kalinusu, PRPM se-Bumiayu, serta karyawan P-Clean dan P-Jek CV AMM sebagai bagian dari amal usaha PCPM Bumiayu. Meskipun hujan deras melanda wilayah Bumiayu pada malam pelaksanaan, kegiatan tetap berlangsung dengan semangat kebersamaan dan antusiasme peserta yang tinggi.
Ketua PRPM Kalinusu, Arban Rizal Laudza, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran mereka di tengah kondisi hujan di seluruh Desa di Kecamatan Bumiayu.
Dalam pemaparannya, Ustadz Abdulloh menekankan pentingnya etika dan prinsip dalam bermuamalah dengan informasi di era digital saat ini. Ia menyampaikan beberapa hal pokok yang harus diperhatikan, di antaranya: pertama, al-amānah wa lā naz‘ah fī al-ḥukmi, yaitu tanggung jawab dan tidak tendensius dalam menilai sebuah informasi; kedua, al-diqqah fī al-baḥṡi wa al-ḥukmi, yakni kecermatan dalam melakukan investigasi dan mengemas informasi; ketiga, iltizām al-ādāb fī al-jarḥi, yaitu menjaga etika dalam menilai seseorang; keempat, memperhatikan aspek manfaat dan mudarat; serta kelima, pentingnya melakukan verifikasi informasi sebelum disebarluaskan.
Selain kajian utama, kegiatan MASBRO juga menghadirkan nuansa spiritual melalui penampilan qori cilik bernama Izul. Di usianya yang masih 11 tahun, Izul mampu melantunkan ayat-ayat terakhir Surah Al-Kahfi dengan lantunan yang indah dan penuh penghayatan, sehingga memukau para hadirin.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya PCPM Bumiayu dalam membangun kesadaran literasi informasi berbasis nilai keislaman di kalangan generasi muda, sekaligus memperkuat jaringan dan soliditas kader Muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting.
~ Wildan



0 Comments